Oleh: Septa - Dosen Teknik Informatika & Founder
Basis data relasional (SQL) seperti PostgreSQL menawarkan ACID compliance (Atomicity, Consistency, Isolation, Durability) yang mutlak penting untuk sistem transaksi keuangan. Namun, NoSQL (seperti MongoDB atau Cassandra) bersinar ketika menangani data tidak terstruktur yang masif dan butuh horizontal scaling.
Dalam proyek besar, pendekatan yang sering dipakai adalah Polyglot Persistence: menggunakan MongoDB untuk katalog produk, Redis untuk caching sesi, dan PostgreSQL untuk transaksi finansial.